Terima Kasih ya Tuhan

June 14, 2009

Memang, disaat kita berbeda dari kebanyakan orang ada juga rasa takut. Takut akan tidak bisa menjadi seperti kebanyakan orang, takut dikucilkan, takut dilupakan dan ketakutan lainnya. Tetapi kalaulah kau sudah membuat keputusan, ya jalani keputusanmu itu! Jangan gugup! Aku harus lebih keras memotivasi diri!

Mungkin memang takdirku tidak bisa menjadi seorang pilot atau insinyur yang kucita-citakan sejak kecil. Ya, semua seakan tidak jelas untuk saat ini. Tapi, kalaulah sekarang aku mundur. Itu akan lebih berbahaya lagi! Bismilah, kuputuskan untuk hadapi sajalah. Takdir, qodo dan qodar.

Dan benar juga kata orang, cari pengalaman yang banyak dalam hidup. Hidup cuma sebentar. Yang abadi adalah hidup sesudah mati. Janji Tuhan kepada umatnya yang selalu berbuat baik adalah surga. Semoga aku dan lainnya bisa mendapatkannya. Amin.

Pertemuan Agung Manusia dengan Sang Pencipta Yang Maha Esa. Rasanya, ingin cepat aku bertemu denganmu Tuhan. Banyak yang ingin aku tanyakan. Hahaha.

Terima kasih Ya Tuhan, tanpa perlu jauh-jauh aku ke Tanah SuciMu, pelajaran ini bisa kudapat. Di tanah kelahiranku sendiri.

Terima Kasih ya Tuhan YME!

Berikan aku ketenangan.